Duh!, nih blog dah pindah alamat :)

Aduh, maaf banget buat yang gak sengaja nyampe or nyangkut ke halaman ini, nih blog dah pindah alamat, kebetulan namanya www.pemimpi.com, so tunggu apa lagi, langsung aja meluncur ke alamat baru itu ya.

Ditulis dalam Umum. Leave a Comment »

Burjo, teman sejati dikala malam

Bagi yang belum pernah ke Jogja, mungkin bertanya-tanya apa itu Burjo? Burjo sebenarnya adalah singkatan dari Bubur Kacang Ijo, sebuah warung yang menyediakan bubur kacang ijo sebagai menu utamanya, dan biasanya pemilik dari warung ini berasal dari Kuningan, Jawa Barat. Uniknya, warung ini tidak hanya menjual Bubur Kacang Hijau, tetapi yang lebih populer dari bubur kacang hijau itu sendiri yaitu mie instan. Dan satu hal yang paling menarik adalah warung ini selalu buka 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.

Hebat bukan, hanya ada di Jogja dan akan ditemui disetiap sudut kota. Dan anehnya orang sering berpendapat bahwa apabila masih ditemui Burjo maka anda masih berada didalam wilayah kota Jogjakarta.

Burjo memiliki pelanggan tetap, umumnya mahasiswa dan orang-orang yang hidup dimalam hari. Penjaga burjo pun memiliki panggilan tersendiri yaitu Aa’ walaupun dia tinggal di jogja yang notabene kakak itu dipanggil ‘Mas’.

Ditulis dalam Umum. 1 Komentar »

Kenapa Jogja masih “PANAS”

Entah kenapa jogja masih panas, disaat kota-kota lain sudah mulai hujan dan mendung, Jogja tetap panas. Panas terasa sejak pukul 9.00 pagi sampai dengan pukul 17.00. Seakan malas untuk keluar rumah mengingat panasnya terik matahari. Ditambah lagi dengan jumlah kendaraan yang melebihi kapasitas jalan, membuat rasa untuk keluar rumah semakin malas.

Memang musim panas kali ini terasa lebih panjang di Jogja, seakan tak henti-hentinya cobaan terhadap kota pelajar ini, bukan bermaksud untuk mencari penyebab mengapa dan bagaimana, tetapi apa yang sedang terjadi sekarang. Hanya tempat-tempat tertentu di jogja yang terasa ‘Adem’ bagi penghuninya, seperti Pathok, Kaliurang dan wilayah yang dengan ketinggian diatas rata-rata.

Tapi anehnya, kalau malam hari, dingin menusuk lebih dingin daripada musim hujan. Saya sempat terkena flu 2 x akibat cuaca yang tidak menentu seperti ini. Setelah siang hari berpanas panas, eh … malam harus menikmati dinginnya yang menusuk tulang. ATM atau tempat umum berAC lainnya menjadi tempat perlindungan dadakan disaat panas itu sedang pada tingkat tertingginya. Kemacetan agaknya bukan lagi sarapan Malioboro dan sekitarnya, tetapi Jl. Laksda adisucipto juga sudah mulai dirambah kemacetan, bayangkan jika pada saat itu waktu sedang menunjukkan pukul 13.00.

Mudah – mudahan bulan depan musim hujan sudah datang dan jogja bisa tersenyum lagi karena buminya basah. I love you Jogja

Ditulis dalam Umum. 2 Komentar »

WeLCome

Selamat datang semuanya, kayaknya

Ditulis dalam Umum. Leave a Comment »